PPCindo

KumpulBlogger

Search This Blog

Sunday, February 13, 2011

Bungli (Oroxylum indicum (L.) Vent.)

Bungli (Oroxylum indicum (L.) Vent.)

 

Nama Lokal : NAMA DAERAH; Kayu pedang (Minahasa); Kapung-kapung (Palembang); Pongporang (Sunda); Kajeng jaler, Kayu lanang, Wungli (Jawa); Dhangpedhangan (Madura); Merkulai, Merulai, Merlai, Bonglai kayu, Bolai kayu, Boli, Boloi, Bongloi Berak, Beka kampong, Bikir, Bikir hangkap, Kankatang, Biji lunang, Daun juar (Melayu). NAMA ASING; NAMA SIMPLISIA Oroxyli indici Semen; Biji Bungli. Oroxyli indici Cortex; Kulit Kayu Bungli.

Uraian : Pohon, tinggi lebih kurang 10 meter, batang tegak, berkayu, warna hijau kotor. Daun majemuk bentuk lonjong, ujung runcing, pangkal tumpul, warna hijau. Bunga majemuk, kelopak bentuk tabung, mahkota bentuk terompet. Buah kotak warna cokelat. Bagian yang digunakan; biji dan kulit kayu.


Komposisi : Oroksilin.

Penyakit yang Dapat Diobati : SIFAT KHAS Agak manis, pahit, mendinginkan, dan membersihkan darah. KHASIAT :  Biji ; Anti inflamasi, analgesik, dan antitusif. Kulit kayu ; Anti inflamasi dan diuretik.

Kegunaan :
1. Biji : Bronkhitis, Nyeri tulang rusuk, Radang kerongkongan, Sakit perut bagian atas. 
2. Kulit kayu : Hepatitis, Rematik, Membangkitkan nafsu makan, Radang selaput lendir kandung kemih, Sakit perut.
3. Kulit akar : Disentri, Mencret.

Ramuan dan Takaran :
1. Radang Kerongkongan dan Bronkhitis 
  • Biji Bungli 1 gr, Akar Manis 5 gr, Kencur 7 gr, Air 110 ml. Dibuat infus. Diminum 1 kali sehari 100 ml. Diulang selama 4 hari.

No comments:

Post a Comment